Jumat, 08 November 2013

hanya sekedar mimpi

menjelang malam tiba
seperti biasa kucoba lantunkan
syair yang bagai tiada penghujungnya
terucap dari lembah yang tak bertuan

bait demi bait tersimpul
kalimat demi kalimat terucap
dengan susah payah kusambung
menjadi padanan serentetan kata
semuanya demi dirimu
dirimu yang pernah mengisi hatiku

kukiaskan aksara di setiap ucap yang tergurat
di rentangan malam di ujung penantian
engkau bagai secercah cahaya memikat
yang menyinari sendiriku di lembah yang tak bertuan

setelah malam rentangkan selimutnya
seperti biasa kuberharap
mimpi indah itu kan kembali datang
di mana kita berdua
bersama menyusun aksara
menjadi sebuah padanan kata
semuanya tentang kita
namun...
nyatanya mimpi berkata lain
setelah kuterbangun dari kebutaan
semuanya telah menjadi bayang
dan engkau
hanyalah sepenggal kisah dari sebuah kenangan
sebuah nyayian bulan pada heningnya malam

08112013-19.27

Tidak ada komentar:

Posting Komentar