kesunyian menandai sentuhan kegersangan
indahnya taman cinta tiada lagi aku temukan
hamparan tanah yang retak memaksa langkah tuk terdiam
jika aku mengenangkan dikau dari kejauhan
tak selayaknya taman ini menjadi sebuah padang
hanya seranting dahan rapuh berhias pada kesepian
dulu sebelum kemarau menyapu lara
taman itu adalah syurganya kita berdua
namun ketika badai aksara menodai ucap kata
satu persatu daun-daun harapan berguguran
meskipun awan
mencoba menutupi agar panas tiada membakar
ranting...
kuntum rindu...
impian....
taman cinta...
seketika musnah walau kucoba rangkaikan kata
terkubur untuk selamanya
kekeringan sebelum jatuh ke bumi
seperti hatiku di saat ini
yang mati di lembah yang tak bertuan ini
indahnya taman cinta tiada lagi aku temukan
hamparan tanah yang retak memaksa langkah tuk terdiam
jika aku mengenangkan dikau dari kejauhan
tak selayaknya taman ini menjadi sebuah padang
hanya seranting dahan rapuh berhias pada kesepian
dulu sebelum kemarau menyapu lara
taman itu adalah syurganya kita berdua
namun ketika badai aksara menodai ucap kata
satu persatu daun-daun harapan berguguran
meskipun awan
mencoba menutupi agar panas tiada membakar
ranting...
kuntum rindu...
impian....
taman cinta...
seketika musnah walau kucoba rangkaikan kata
terkubur untuk selamanya
kekeringan sebelum jatuh ke bumi
seperti hatiku di saat ini
yang mati di lembah yang tak bertuan ini
10112013-17.59
Tidak ada komentar:
Posting Komentar